.usia 22.

Hari ini adalah hari ulang tahun saya,

Yup, 4 November tahun 2010 ini usia saya genap (betul-betul angka genap, :P) yaitu usia 22 tahun.

Suatu usia yang membuat saya sadar betapa saya sudah semakin dewasa dan ‘menghindar dari usia belasan tahun, sudah makin ‘pergi’ dari angka 20. Padahal dulu sewaktu masih teenager, saya kira usia 20 sudah menunjukkan “ke-tua-an dini” bagi seorang gadis remaja.

Woww,,, maybe it`s true, memang saya sudah tidak remaja lagi, bukan gadis belasan tahun yang menyebut dirinya sebagai ABG (Anak Baru Gede). Sepertinya mungkin di usia saya ini saya sudah disebut AUG (Anak Udah Gede) atau AHBJG (Anak Harus Belajar Jadi Gede), heheee… atau malah mungkin istilah “Anak” sudah tidak berlaku bagi saya karena saya harus segera mencapai kedewasaan yang lebih matang. But I hope I still can have status ‘anak’ mengingat saya masih berada di bawah naungan dan tanggungjawab penuh orang tua saya (aliasnya karena saya belum punya suami) hahahaahaaa

Now back again to bahasan awal kita tadi, yaitu masalah usia.

Semakin dewasa usia kita, tentunya semakin besar tanggung jawab yang kita bawa, dan itu membawa konsekuensi tingkat kedewasaan yang harus dimiliki.

Mulai dari sudut pandang dalam menghadapi masalah, cara atau pemikiran untuk mencari solusi permasalahan, cara berbicara bahkan masalah kelakuan (attitude) yang harus lebih dipikirkan karena semua kesalahan akibat keputusan atau kelakuan kita akan dipertanggungjawabkan sendiri. Mungkin masih bisa diatasi kalau kesalahan yang dilakukanbersifat duniawi, tapi sepertinya akan sangat seram kalau kita harus mempertanggunggjawabkannya di akhirat…

Tapi tentu saja, selain saya belajar sadar bahwa saya mau tidak mau sudah mulai beranjak T.U.A, bukan hal itu saja yang perlu diingat.

Usia 22 menunjukkan bahwa usia ini merupakan usia untuk menjadikan diri kita sebagai orang yag sudah layaknya mandiri, mampu mengatasi permasalahan hidup…tapi yang juga perlu diingat adalah semangat kita dalam setiap permasalahan, karena,,,, well, kita masih muda lho! Still young at 22nd heheee!

Soal urusan semangat, tidak boleh menjadi tua. Justru saat inilah pentingnya untuk “membakar” semangat dan kemampuan yang kita miliki. Melakukan motivasi pada diri sendiri, untuk menunjukkan bahwa kita sudah besar dan bisa melakukan sesuatu.

Dan saya pun tidak mau merasa tua karena umur saya ini (ow, ow, maybe buat perempuan, menjadi tua adalah salah satu hal yang paling ditakuti di muka bumi ini selain bertemu pria playboy¸hehehee)

Saya ingin belajar memperbaiki diri (teringat nasihat someone -à yang pasti sebenarnya ingin /sangat ingin ditulis namanya disini, hahahaaa, gw anonym-in biar dia bête ah :P)

Time to repair attitude…

Time to enjoy the world too..

A Girl Who`s Born  at 4th 1988

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s